Perkembangan HTML Di Era Modern

Perkembangan HTML Di Era Modern

Tekno terbaru – Hypertext Markup Language yang sering disingkat dengan HTML yakni menjadi bahasa umum dalam penulisan dokumen html. Ini telah menjadi kata-kata familir di dunia web era modern sekarang. HTML itu bukan sebuah program, tetapi bahasa umum yang dalam bahas luas dijadikan sebagai bahasa dalam tampilan halaman web. Kini HTML sudah dikenal luas yang didefinisikan dalam internet dan yang mana dipegang oleh World Wide Web Consurtium (W3C). Ketika HTML belum disahkan sebagai bahasa umum, HTML akan dikonfirmasi oleh W3C dan mengalami evakuasi secara bertahap. Untuk itu, dalam perkembangan HTML kadang masih ada bug HTML. Sehingga membuat web browser, wajib melakukan perbaikan dalam kenerjanya. Hal itu untuk mendukung kode HTML menjadi baru.

Pengembangan HTML 1.0

Perkembangan HTML Di Era Modern

Setelah berita tentang perkembangan HTML dan browser web kini dikenal seluruh dunia. Pada tahun 1993, banyak browser web baru muncul, seperti Mosaic, Lynx, dan Arena. Tetapi, karena pada waktu itu masih belum ada bahasa standar dalam menulis HTML secara default. Jadi, setiap browser web mendefinisikan HTML secara individual, dan tidak ada yang setara dengan satu browser web dan browser web lainnya.

Pengembangan HTML 2.0

Perkembangan HTML Di Era Modern

Melihat bahwa versi HTML 1.0 yang disiapkan oleh Grup tidak diresmikan. Pada akhirnya Juli 1994, IEFT berhasil membuat HTML 2.0. ini menjadi HTML pertama yang berhasil diperkenalkan, dan menciptakan organisasi bernama HTMLWorkingGroup (HTMLWG). Dalam tugasnya ini merupakan tingkatkan HTML berdasarkan draft proposal. HTML 1.0 dibuat oleh Tim Berners-Lee dan temannya Raggett.

Pengembangan HTML 3.0

Perkembangan HTML Di Era Modern

Seiring kemajuan teknologi, muncul kebutuhan akan standar HTML baru. Melihat situasi ini, pada tahun 1995, Dave Garrett (Teman-teman tim yang membantu membuat proposal HTML 1.0), mereka bekerja untuk perusahaan teknologi Hewlet Packard (HP), menyiapkan rancangan proposal baru untuk HTML 3.0, yang akan disajikan oleh IEFT.

Namun, draft proposal untuk HTML 3.0 menyebabkan banyak kontroversi tentang fitur mana yang harus ditambahkan dan fitur mana yang harus dihapus. Akibatnya, draft proposal HTML 3.0 tidak distandarisasi oleh IEFT.

Pengembangan HTML 3.2Perkembangan HTML Di Era Modern

Perkembangan HTML, berlanjut ke W3C yang mengambil tindakan dengan membuat HTML 3.2 berdasarkan proyek HTML 3.0 yang diusulkan oleh Dave Garrett. Mereka menambahkan fitur baru seperti membuat tabel dalam HTML. Jadi, akhirnya W3C sendiri secara resmi dibuka pada Januari 1997.

Pengembangan HTML 4.0

Perkembangan HTML Di Era Modern

Di bulan Desember 1998, W3C mampu menerbitkan kembali versi terbaru HTML, yaitu HTML 4.0, dengan berbagai perbaikan tag yang lebih baik daripada versi HTML sebelumnya, dan perbaikan untuk beberapa fitur baru, seperti dukungan penuh untuk menggunakan CSS, fitur multimedia, dan lainnya.

Pengembangan HTML 4.1

Perkembangan HTML Di Era Modern

Pada tahun 1999, W3C merilis versi yang lebih baru dan lebih baik daripada yang sebelumnya, HTML 4.1, yang meningkatkan semua fitur HTML 4.0 untuk perbaiki setiap kesalahannya. Dengan rilis HTML 4.1, W3C juga berhasil membuat HTML 4.1 menjadi standar untuk elemen dan atribut yang terkandung dalam XHTML 1.0.

Pengembangan HTML 5

Perkembangan HTML Di Era Modern

Setelah W3C merilis HTML 4.1, mereka berhenti mengembangkan dan mulai mengembangkan teknologi XHTML. Ketika pengembangan XHTML terhenti, W3C kembali fokus pada pengembangan HTML. Kemudian pada Juli 2012, W3C setuju untuk berkolaborasi dengan organisasi baru, yaitu WHATWG. HTML5 bisa dikatakan termasuk sangat canggih karena dapat menjalankan banyak program. Seperti memainkan video, music, gambar, hingga permainan casino online semuanya menggunakan HTML5.

Selanjutnya perkembangan HTML lebih baik, dan mereka berbagi tugas masing-masing. W3C sedang menghadapi pengembangan standar HTML tunggal dari versi terbaru HTML, yaitu HTML5. Sementara WHATWG mengembangkan konsep baru yang dikenal sebagai HTML5 Living Standard.